Pahami STPPA PAUD Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak

Pahami STPPA PAUD: Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak

Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) PAUD merupakan salah satu aspek penting dalam pendidikan anak usia dini 2-3-4-5-6 tahun.

STPPA ini menjadi acuan bagi pendidik dan orang tua dalam memantau perkembangan anak sejak usia dini.

Dalam kurikulum merdeka, STPPA PAUD telah diatur dan menjadi bagian dari Standar Kompetensi Lulusan (SKL) PAUD.

Dalam tulisan ini, kita akan menggali lebih dalam tentang apa itu STPPA PAUD, apa yang tercakup di dalamnya, dan pentingnya pemahaman terhadap standar ini bagi pembelajaran anak usia dini.

Apa Itu STPPA PAUD?

STPPA PAUD, atau Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini, merupakan kriteria minimal tentang kualifikasi perkembangan anak usia dini 2-3-4-5-6 tahun.

Standar ini mencakup beberapa aspek perkembangan penting yang menjadi fokus dalam pembelajaran dan pemantauan perkembangan anak.

Mengetahui STPPA PAUD adalah langkah awal yang penting bagi pendidik dan orang tua untuk memastikan bahwa anak-anak berkembang dengan baik dan sesuai dengan tahapan perkembangan mereka.

STPPA PAUD yang ada di dalam Permendikbud nomor 5 tahun 2022 tentang Standar Kompetensi Lulusan PAUD, Dikdas, Dikmen dan mencakup STPPA PAUD terbaru ini menggantikan Permendikbud 137 tahun 2014 yang sudah dinyatakan dicabut per tanggal 4 Februari 2022 lalu. Jadi Permendikbud 137 tahun 2014 tersebut sudah tidak berlaku ya Ayah Bunda.

Standar Kompetensi Lulusan (SKL) PAUD

Sebelum kita memahami lebih jauh tentang STPPA PAUD, penting untuk mengerti apa itu Standar Kompetensi Lulusan (SKL) PAUD untuk anak usia 2-3-4-5-6 tahun.

SKL PAUD merupakan kriteria minimal tentang kesatuan sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang menunjukkan capaian kemampuan peserta didik pada akhir jenjang pendidikan.

SKL ini menjadi acuan dalam pengembangan kurikulum, penilaian pendidikan, serta penentuan kelulusan peserta didik.

Dalam konteks PAUD, STPPA menjadi bagian dari SKL yang menggambarkan capaian perkembangan anak pada akhir pendidikan mereka di tingkat PAUD.

6 Aspek Utama yang Terkandung dalam STPPA PAUD Untuk Anak Usia 2-3-4-5-6 tahun

6 Aspek Utama yang Terkandung dalam STPPA PAUD Untuk Anak Usia 2-3-4-5-6 tahun!

STPPA PAUD mencakup enam aspek perkembangan utama yang menjadi fokus dalam pembelajaran anak usia dini.

Aspek-aspek ini mencakup:

a. Nilai Agama dan Moral

Pendidikan agama dan moral sangat penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. STPPA PAUD mencakup kriteria tentang perkembangan nilai-nilai agama dan moral yang harus dimiliki oleh anak pada akhir pendidikan PAUD.

b. Nilai Pancasila

Sebagai dasar negara Indonesia, nilai Pancasila juga menjadi fokus dalam STPPA PAUD. Anak-anak diajarkan untuk memahami dan menginternalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai bagian dari pendidikan karakter di tingkat PAUD.

c. Fisik Motorik

Perkembangan fisik motorik menjadi hal penting yang harus dipantau dan dikembangkan pada anak usia dini. STPPA PAUD mencakup kriteria tentang kemampuan fisik motorik anak, termasuk koordinasi gerak, keseimbangan tubuh, dan kemampuan motorik halus.

d. Kognitif

Aspek kognitif mencakup kemampuan anak dalam memahami, memproses, dan menggunakan informasi. STPPA PAUD memuat kriteria tentang perkembangan kognitif anak, seperti kemampuan berpikir logis, memecahkan masalah, dan mengembangkan konsep-konsep dasar.

e. Bahasa

Kemampuan berbahasa merupakan hal yang penting dalam perkembangan anak. STPPA PAUD mencakup kriteria tentang kemampuan anak dalam menggunakan bahasa secara efektif, baik dalam berbicara, mendengarkan, membaca, maupun menulis.

f. Sosial-Emosional

Aspek sosial-emosional mencakup kemampuan anak dalam berinteraksi dengan orang lain dan mengelola emosi mereka. STPPA PAUD memuat kriteria tentang perkembangan sosial dan emosional anak, termasuk kemampuan berinteraksi sosial, empati, serta pengendalian diri.

Berlangganan produk printable/lembar kerja/worksheet dari Kelanakids adalah pilihan ideal dan ekonomis bagi Sekolah TK, Daycare, dan berbagai lembaga atau kelompok belajar yang membutuhkan materi pendidikan berkualitas tinggi. Dengan berlangganan, institusi tersebut akan mendapatkan lisensi komersial untuk mencetak dan menggunakan semua materi Kelanakids di kelas selama periode berlangganan, sesuai syarat dan ketentuan yang ditetapkan. Tarif berlangganan dimulai dari IDR 600.000 per tahun, yang akan bervariasi tergantung ukuran kelas atau jumlah peserta didik. Untuk berlangganan atau mendapatkan informasi lebih lanjut, Anda dapat mendaftar melalui formulir yang disediakan di sini atau menghubungi Kelanakids melalui Whatsapp di sini.

Pentingnya Memahami STPPA PAUD Anak Usia 2-3-4-5-6 Tahun

Memahami STPPA PAUD sangat penting bagi semua pihak yang terlibat dalam pendidikan anak usia dini. Bagi pendidik, pemahaman terhadap STPPA PAUD membantu dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.

Bagi orang tua, pemahaman terhadap STPPA PAUD membantu dalam memantau perkembangan anak dan memberikan dukungan yang tepat sesuai dengan kebutuhan mereka.

Apa Saja Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak Usia 2-3 Tahun?

Anak usia 2-3 tahun memasuki fase penting yang sering disebut “toddler years,” di mana mereka mengalami lonjakan besar dalam perkembangan fisik, kognitif, bahasa, dan sosial-emosional.

Periode ini ditandai dengan rasa ingin tahu yang besar dan keinginan untuk mengeksplorasi dunia di sekitar mereka.

Berikut ini adalah beberapa tingkat pencapaian perkembangan yang umumnya diharapkan pada anak usia 2-3 tahun mengacu pada Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) PAUD:

Fisik dan Keterampilan Motorik

  • Keterampilan Motorik Kasar: Anak-anak mulai berlari, melompat dari tempat yang rendah, dan menendang bola tanpa kehilangan keseimbangan. Mereka juga mulai belajar bersepeda dengan roda bantu.
  • Keterampilan Motorik Halus: Mereka bisa membangun menara dari beberapa balok, menggunakan sendok dan garpu dengan lebih baik, dan mulai menggambar garis dan lingkaran sederhana.

Kognitif

  • Bermain Simbolik: Anak mulai bermain “pura-pura,” seperti berpura-pura makan atau berbicara di telepon.
  • Pemecahan Masalah: Mulai memahami konsep “sebab dan akibat” dan menunjukkan pemikiran pemecahan masalah sederhana melalui permainan.
  • Pengenalan Warna dan Bentuk: Dapat mengenali dan menyebutkan beberapa warna dan bentuk dasar.

Bahasa

  • Perkembangan Kosakata: Kosakata anak berkembang dengan cepat, dari sekitar 200 kata pada usia 2 tahun hingga 1000 kata pada usia 3 tahun. Anak mulai membentuk kalimat sederhana.
  • Menggunakan Kata Ganti: Mulai menggunakan kata ganti seperti “saya,” “kamu,” “dia.”
  • Bertanya: Mulai banyak bertanya, terutama pertanyaan “apa” dan “mengapa,” sebagai bagian dari rasa ingin tahunya.

Sosial-Emosional

  • Kemandirian: Anak menunjukkan keinginan untuk mandiri dalam berbagai tugas, seperti makan dan berpakaian.
  • Bersosialisasi: Meskipun masih banyak bermain sendiri (parallel play), anak mulai tertarik untuk berinteraksi dengan anak lain.
  • Ekspresi Emosi: Anak lebih ekspresif dalam menunjukkan emosi, baik kegembiraan maupun frustrasi. Mereka mulai memahami konsep berbagi, meskipun masih kesulitan melakukannya.

Kemandirian

  • Anak mulai menunjukkan keinginan untuk melakukan tugas-tugas sederhana sendiri dan menunjukkan rasa bangga ketika berhasil melakukannya.

Penting untuk diingat bahwa setiap anak berkembang dengan ritmenya sendiri.

Meskipun tingkat pencapaian ini memberikan gambaran umum tentang apa yang mungkin diharapkan, variasi dalam perkembangan adalah hal yang normal.

Orang tua dan pendidik harus memberikan dukungan, kesempatan untuk mengeksplorasi, dan kegiatan yang sesuai dengan usia untuk mendukung perkembangan anak-anak pada tahap ini.

Apa Saja Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak Usia 4-5 Tahun?

Pada usia 4-5 tahun, anak-anak memasuki fase penting dalam perkembangan mereka, dengan kemajuan signifikan dalam berbagai aspek, mulai dari motorik hingga sosial-emosional.

Berikut ini adalah ringkasan dari beberapa pencapaian perkembangan kunci pada anak usia 4-5 tahun mengacu pada Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) PAUD:

Fisik dan Keterampilan Motorik

  • Keterampilan Motorik Kasar: Meningkatnya koordinasi dan keseimbangan, anak dapat berlari lebih cepat, melompat lebih tinggi, dan mulai belajar bersepeda dengan roda bantuan.
  • Keterampilan Motorik Halus: Kemampuan menggambar dan menulis semakin berkembang. Anak mungkin bisa menggambar orang dengan 3 hingga 6 bagian tubuh dan mulai menulis beberapa huruf atau bahkan nama mereka sendiri.

Kognitif

  • Pemikiran Simbolik: Berkembangnya kemampuan untuk bermain peran dan menggunakan imajinasi. Anak mungkin memiliki teman khayalan atau dapat menceritakan kisah sederhana.
  • Pemahaman Konsep: Mulai mengerti konsep dasar seperti ukuran (besar/kecil), penghitungan sederhana, dan warna.
  • Penyelesaian Masalah: Mulai menggunakan pemikiran logis untuk menyelesaikan masalah sederhana dan melakukan tugas yang membutuhkan langkah-langkah.

Bahasa

  • Perkembangan Kosakata: Pesatnya peningkatan kosakata, bisa mencapai ribuan kata, dan penggunaan kalimat yang lebih kompleks dan struktur kalimat yang lebih benar.
  • Kemampuan Komunikasi: Kemampuan untuk berkomunikasi dengan lebih efektif, termasuk bertanya dan menceritakan pengalaman mereka sendiri dengan lebih detail.

Sosial-Emosional

  • Interaksi Sosial: Meningkatnya minat untuk berinteraksi dengan anak-anak lain dan memulai pertemanan. Mulai memahami konsep berbagi dan bergantian.
  • Regulasi Emosi: Lebih baik dalam mengendalikan emosi dan mengekspresikan perasaan dengan kata-kata. Anak-anak pada usia ini mulai memahami pandangan orang lain dan mengembangkan empati.

Kemandirian

  • Anak mulai menunjukkan kemandirian dalam aktivitas sehari-hari seperti berpakaian sendiri, menggunakan toilet, dan makan tanpa bantuan.

Penting untuk diingat bahwa setiap anak berkembang dengan lajunya sendiri, dan varian dalam perkembangan adalah normal.

Mendukung anak melalui interaksi yang positif, menyediakan banyak kesempatan bermain, dan memberikan lingkungan yang aman dan penuh cinta sangat penting untuk membantu mereka mencapai potensi penuh mereka pada tahap ini.

Apa Saja Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak Usia 5-6 Tahun?

Anak usia 5-6 tahun berada di tahap akhir pra-sekolah, yang merupakan masa penting dalam perkembangan mereka.

Pada usia ini, anak-anak mengalami perkembangan yang signifikan di berbagai aspek, baik fisik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, maupun keterampilan motorik.

Berikut adalah beberapa tingkat pencapaian perkembangan yang umumnya diharapkan pada anak usia 5-6 tahun mengacu pada Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) PAUD:

Fisik dan Keterampilan Motorik

  • Keterampilan Motorik Kasar: Anak bisa berlari, melompat, melempar dan menangkap bola dengan lebih terkoordinasi. Mereka mulai belajar bersepeda.
  • Keterampilan Motorik Halus: Kemampuan menggunting, menggambar, dan menulis semakin berkembang. Anak bisa menggambar bentuk manusia dengan detail yang lebih lengkap dan mulai menulis huruf-huruf besar.

Kognitif

  • Pemikiran Logis: Mulai memahami konsep waktu (hari ini, kemarin, besok). Anak-anak dapat mengikuti instruksi yang terdiri dari dua atau tiga langkah.
  • Pengenalan Angka: Memahami konsep dasar matematika, seperti menghitung, pengenalan angka, dan melakukan penjumlahan sederhana.
  • Daya Ingat: Memiliki daya ingat yang lebih baik, dapat mengingat cerita atau informasi sederhana dengan lebih akurat.

Bahasa

  • Perkembangan Kosakata: Kosakata anak berkembang pesat, mampu menggunakan kalimat yang lebih kompleks dan benar secara gramatikal.
  • Kemampuan Mendengarkan: Dapat mendengarkan cerita lebih lama tanpa terganggu dan mengingat detail dari apa yang mereka dengar.
  • Ekspresi Diri: Lebih mahir dalam mengungkapkan perasaan dan keinginan mereka melalui kata-kata.

Sosial-Emosional

  • Interaksi Sosial: Menunjukkan minat yang lebih besar untuk bermain dan bekerja sama dengan teman-teman sebayanya. Anak mulai memahami konsep berbagi dan bergiliran.
  • Pengenalan Aturan: Lebih memahami dan mampu mengikuti aturan serta rutinitas, baik di rumah maupun di sekolah.
  • Emosi: Mampu mengenali dan mengekspresikan emosi mereka dengan lebih baik. Mulai memahami emosi orang lain dan menunjukkan empati.

Kemandirian

  • Anak-anak pada usia ini mulai menunjukkan kemandirian yang lebih besar dalam kegiatan sehari-hari, seperti berpakaian, makan, dan menjaga kebersihan pribadi.

Perkembangan setiap anak unik dan berjalan pada lajunya masing-masing. Namun, pencapaian-pencapaian di atas merupakan panduan umum yang bisa diharapkan dari anak usia 5-6 tahun.

Penting bagi orang tua dan pendidik untuk mendukung perkembangan ini melalui kegiatan yang memicu rasa ingin tahu dan memberi ruang bagi anak untuk berlatih keterampilan baru.

Ringkasan Isi Permendikbud nomor 5 tahun 2022 Tentang STPPA PAUD (Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak)

Ringkasan Isi Permendikbud nomor 5 tahun 2022 Tentang STPPA PAUD (Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak)

Disini akan dibahas mengenai ringkasan isi Permendikbud nomor 5 tahun 2022 agar lebih mudah dipahami ayah bunda.

Ketentuan Umum (Bab I)

Peraturan Menteri ini mengatur tentang beberapa istilah kunci, antara lain:

  • Standar Kompetensi Lulusan: Ini merupakan kriteria minimal yang mencakup sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang harus dicapai oleh Peserta Didik pada akhir suatu Jenjang Pendidikan.
  • Peserta Didik: Merupakan individu yang berpartisipasi dalam pembelajaran untuk mengembangkan potensi dirinya, yang diselenggarakan dalam berbagai jalur, jenjang, dan jenis pendidikan.
  • Jenjang Pendidikan: Tahapan pendidikan yang dirancang sesuai dengan tingkat perkembangan, tujuan pendidikan, dan kemampuan yang ingin dikembangkan pada Peserta Didik.
  • Kementerian: Kementerian yang bertanggung jawab dalam urusan pemerintahan di sektor pendidikan.
  • Menteri: Pemimpin kementerian yang mengurus bidang pendidikan.

Lingkup Standar Kompetensi Lulusan (Bab II)

Standar Kompetensi Lulusan disusun berdasarkan:

  1. Tujuan pendidikan nasional.
  2. Tingkat perkembangan Peserta Didik.
  3. Kerangka kualifikasi nasional Indonesia.
  4. Jalur, jenjang, dan jenis pendidikan.

Komponen Standar Kompetensi Lulusan:

  1. Pendidikan anak usia dini.
  2. Pendidikan dasar.
  3. Pendidikan menengah.
  4. Program pendidikan kesetaraan.

Fungsi Standar Kompetensi Lulusan:

  1. Acuan pengembangan standar isi, proses, penilaian, tenaga kependidikan, sarana prasarana, pengelolaan, dan pembiayaan.
  2. Pedoman penentuan kelulusan Peserta Didik.
  3. Dikecualikan untuk Peserta Didik usia dini.
  4. Disesuaikan bagi Peserta Didik berkebutuhan khusus dengan hambatan intelektual, berdasarkan asesmen oleh ahli sesuai regulasi.

Standar Kompetensi Lulusan Pada Pendidikan Anak Usia Dini (Bab III)

Pengertian dan Tujuan

  • Standar Kompetensi Lulusan untuk pendidikan anak usia dini merujuk pada pencapaian perkembangan optimal anak di usia dini.
  • Tujuannya adalah menguraikan profil Peserta Didik sebagai kesatuan sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang mencerminkan perkembangan mereka setelah mengikuti pendidikan anak usia dini.

Fokus Perkembangan

Standar pencapaian perkembangan difokuskan pada aspek-aspek:

  1. Nilai Agama dan Moral:
    • Mengenal dan percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa.
    • Mengenal ajaran pokok agama dan menunjukkan sikap menyayangi diri, sesama, serta alam.
  2. Nilai Pancasila:
    • Mengenali identitas diri, kebiasaan keluarga, sekolah, masyarakat, dan kebangsaannya sebagai warga Indonesia.
  3. Fisik Motorik:
    • Mengenali emosi dan mampu mengendalikan keinginan sebagai bentuk penghargaan terhadap orang lain.
  4. Kognitif:
    • Memiliki daya imajinasi dan kreativitas melalui eksplorasi dan ekspresi.
  5. Bahasa:
    • Mampu menyimak, mengutarakan pertanyaan, gagasan, dan bekerja sama menggunakan kemampuan bahasa.
  6. Sosial Emosional:
    • Mampu berinteraksi dengan teman sebaya dan mengenali serta menghargai kebiasaan dan aturan.

Deskripsi Capaian Perkembangan

Aspek-aspek perkembangan dirumuskan dalam bentuk deskripsi capaian yang mencakup:

  • Partisipasi aktif dalam merawat diri dan lingkungan.
  • Kesadaran bilangan, pengukuran dengan satuan tidak baku, dan kesadaran ruang serta waktu.
  • Kemampuan memecahkan masalah sederhana dan mengenali hubungan sebab akibat.
  • Pengembangan kemampuan dasar menulis, pemahaman instruksi sederhana, dan menggunakan bahasa untuk kolaborasi.

Implementasi

  • Standar Kompetensi Lulusan ini menjadi acuan penting dalam mendukung proses belajar mengajar di pendidikan anak usia dini.
  • Membantu pendidik dalam merancang kurikulum dan kegiatan pembelajaran yang mendukung pencapaian kompetensi lulusan sesuai dengan tahap perkembangan anak.

Lebih Lengkapnya Bisa Download / Unduh Dokumen Permendikbud nomor 5 tahun 2022

Untuk mempelajari lebih lanjut, Ayah Bunda bisa download Permendikbud nomor 5 tahun 2022 tentang Standar Kompetensi Lulusan PAUD, Dikdas, Dikmen dan mencakup STPPA PAUD terbaru 2024 di bawah ini.

[ Download / Unduh ]

Kesimpulan

STPPA PAUD adalah acuan penting dalam pendidikan anak usia dini yang merupakan bagian dari Standar Kompetensi Lulusan (SKL) PAUD.

Standar ini mencakup enam aspek perkembangan utama yang harus dipantau dan dikembangkan pada anak usia dini.

Memahami STPPA PAUD adalah langkah awal yang penting bagi pendidik dan orang tua untuk memastikan bahwa anak-anak berkembang dengan baik dan sesuai dengan tahapan perkembangan mereka.

Dengan pemahaman yang baik tentang STPPA PAUD, kita dapat memberikan pembelajaran dan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang menjadi individu yang lebih baik di masa depan.

Leave a Comment