17 Contoh Kegiatan Fisik Permainan Motorik Kasar Anak TK PAUD

11 Contoh Kegiatan Fisik Permainan Motorik Kasar Anak TK PAUD

Berikut Ini Adalah 17 Inspirasi Contoh Kegiatan Fisik Permainan Motorik Kasar Dan Halus Untuk Anak TK PAUD Usia 2-3-4-5-6 Tahun Yang Bisa Ayah Bunda Praktekkan Bersama Ananda, Beserta Penjelasan Manfaatnya.

Pendidikan anak usia dini merupakan fase yang krusial dalam pembentukan berbagai aspek perkembangan anak. Salah satu aspek yang penting untuk diperhatikan adalah perkembangan motorik kasar anak.

Dalam Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) PAUD yang mengacu pada peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2022, disebutkan bahwa terdapat enam aspek perkembangan anak yang harus diperhatikan, termasuk di antaranya adalah fisik-motorik.

Penting bagi pendidik dan orang tua untuk memastikan bahwa anak-anak memiliki kesempatan yang cukup untuk melatih kemampuan motorik kasar mereka.

Dalam tulisan ini, Kelanakids.com akan membahas beberapa permainan favorit yang dapat dilakukan di rumah untuk melatih motorik kasar anak.

1. Bermain Sepak Bola

17 Inspirasi Contoh Kegiatan Fisik Permainan Motorik Kasar Dan Halus Untuk Anak TK PAUD Usia 2-3-4-5-6 Tahun - Bermain Sepak Bola.

Bermain Sepak bola akan membuat anak bergerak, menendang, melempar, menangkap, hingga menggulirkan bola.

Sudah tentu Olahraga sepakbola ini bisa memperkuat tubuh anak seperti tulang dan otot.

Selain itu permainan yang memerlukan kerja sama tim ini akan melatih kedisiplinan anak.

Ini juga merupakan salah satu contoh kegiatan fisik permainan motorik kasar anak TK PAUD yang murah dan mudah dilakukan.

2. Mainan Panjat & Bergelayut

Aktivitas memanjat merupakan cara yang efektif untuk melatih motorik kasar anak.

Selain itu, memanjat juga dapat membantu mengembangkan keterampilan mental anak serta mengenalkan mereka pada ketinggian.

Ayah Bunda dapat memulai latihan memanjat dengan menggunakan barang-barang sederhana yang ada di rumah seperti kursi, kasur, atau tangga, dengan tetap memperhatikan faktor keamanan.

Jika di rumah Ayah Bunda memiliki ruang yang cukup, Ayah Bunda juga bisa mempertimbangkan untuk membeli mainan panjat brakiasi.

Mainan ini dapat membantu anak-anak tetap aktif dan berkembang, terutama di masa pandemi ini.

3. Bermain Lempar Tangkap Bola

Permainan lempar tangkap bola adalah cara yang menyenangkan untuk melatih motorik kasar anak.

Selain melatih otot, permainan ini juga membantu meningkatkan koordinasi mata, tangan, dan kaki anak.

Ayah Bunda bisa bermain lempar tangkap bola secara sederhana dengan dua orang atau lebih.

Ajak anak-anak berdiri membentuk lingkaran atau berhadapan, dan secara bergantian melemparkan bola satu sama lain.

Pastikan untuk memberi jarak yang cukup antara satu dengan yang lain, sehingga anak-anak dapat berkonsentrasi dengan baik untuk menangkap dan melemparkan bola.

Selain itu, permainan lempar tangkap bola juga dapat dimodifikasi menjadi permainan basket atau bowling. Ajak anak untuk memasukkan bola ke dalam keranjang atau melempar bola untuk menumbangkan pin bowling.

4. Bermain Lompat

Bermain lompat-lompat adalah aktivitas yang alami bagi anak-anak.

Selain menyenangkan, bermain lompat-lompat juga membantu melatih koordinasi dan kekuatan otot kaki anak.

Ayah Bunda bisa memfasilitasi bermain lompat-lompat dengan menyediakan trampolin atau tali skipping.

Pastikan untuk mengawasi anak saat bermain untuk mencegah cedera.

Bermain lompat ini adalah salah satu contoh kegiatan fisik permainan motorik kasar untuk anak TK PAUD usia 2-3-4-5-6 tahun.

5. Bermain Sepeda

17 Inspirasi Contoh Kegiatan Fisik Permainan Motorik Kasar Dan Halus Untuk Anak TK PAUD Usia 2-3-4-5-6 Tahun - Bermain Sepeda

Bersepeda merupakan salah satu permainan yang banyak digemari oleh anak-anak.

Selain menyenangkan, bersepeda juga memiliki banyak manfaat untuk melatih motorik kasar anak.

Saat bersepeda, anak-anak melakukan berbagai aktivitas seperti mengayuh, menyetir, mendorong, dan lain sebagainya.

Aktivitas-aktivitas ini membantu mengembangkan keterampilan fisik motorik kasar mereka, serta melatih keseimbangan, koordinasi, dan konsentrasi.

Penting untuk memilih jenis sepeda yang sesuai dengan usia anak. Untuk anak-anak usia dini, sepeda roda tiga atau balance bike adalah pilihan yang baik.

Balance bike memiliki kelebihan karena tidak memiliki rantai dan pedal, sehingga anak hanya perlu menapakkan kaki untuk mendorong dan menjaga keseimbangan.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa balance bike lebih efektif dalam melatih keseimbangan anak daripada sepeda roda tiga.

6. Berenang

Berenang adalah aktivitas yang sangat bermanfaat untuk perkembangan fisik anak.

Selain menyenangkan, berenang juga membantu melatih berbagai keterampilan motorik kasar seperti gerakan tubuh secara terkoordinasi, lentur, dan seimbang.

Berenang juga dapat meningkatkan kebugaran fisik dan kesehatan jantung anak.

Banyak orang tua yang memilih untuk mengenalkan anak pada aktivitas berenang sejak usia dini, bahkan ada kelas-kelas berenang khusus untuk bayi.

Namun, penting untuk memperhatikan kesiapan masing-masing anak sebelum memulai aktivitas berenang.

Pastikan anak merasa nyaman di air dan berikan pengawasan yang ketat selama berenang.

7. Aktivitas Bermain Plastisin

Tak kalah menarik dengan kegiatan lainnya, bermain plastisin ternyata sangat diminati, terutama oleh anak-anak usia 5-6 tahun.

Plastisin adalah jenis adonan lunak yang tersedia dalam berbagai warna, yang dapat dibentuk sesuai dengan imajinasi mereka.

Salah satu contoh alternatif dari kegiatan fisik permainan motorik kasar anak TK PAUD usia 2-3-4-5-6 tahun ini adalah permainan playdough.

Untuk cara membuat playdough sendiri untuk permainan ini cukup mudah, Ayah Bunda bisa temukan di sini.

8. Permainan Tradisional

Permainan tradisional juga merupakan cara yang baik untuk melatih motorik kasar anak.

Dalam permainan seperti engklek, lompat tali, petak umpet, dan gobak sodor, anak-anak diharuskan melakukan berbagai gerakan fisik seperti melompat, berlari, dan berjongkok.

Selain melatih motorik kasar, permainan tradisional juga membantu meningkatkan kebersamaan dan kerjasama antar anak.

Contoh kegiatan fisik permainan motorik kasar untuk anak TK PAUD usia 2-3-4-5-6 tahun berupa permainan tradisional ini selain menyenangkan, juga bermanfaat untuk mengenalkan budaya Indonesia.

9. Lomba Lari

Lomba lari adalah cara yang baik untuk melatih kebugaran fisik dan motorik kasar anak.

Selain itu, lomba lari juga dapat membantu menghindarkan anak dari obesitas dan penyakit jantung, serta mempertajam fungsi otak mereka.

Ayah Bunda bisa mengkreasikan permainan lari dengan bermain petak umpet, lomba lari cepat mencapai suatu titik, atau lari melewati rintangan yang sudah disediakan.

10. Bermain Keseimbangan

Keseimbangan merupakan keterampilan motorik kasar yang penting untuk dikembangkan pada anak. Salah satu cara untuk melatih keseimbangan adalah dengan menggunakan permainan papan keseimbangan.

Permainan ini membantu meningkatkan keseimbangan dinamis anak, yang dapat berdampak positif pada kehidupan mereka di masa mendatang.

11. Hula Hoop

Bermain hula hoop adalah cara yang menyenangkan untuk melatih motorik kasar anak.

Selain itu, bermain hula hoop juga dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan kekuatan otot perut anak.

Beberapa penelitian tentang hula hoop bahkan menyimpulkan bahwa aktivitas ini dapat meningkatkan kemampuan motorik pada anak sekolah dasar.

12. Melompat dengan Satu Kaki

Melompat menggunakan satu kaki adalah cara yang bagus untuk melatih keterampilan motorik kasar anak.

Untuk membuatnya lebih menyenangkan, ajak anak bermain engklek atau tapak gunung.

13. Lompat Tali

Bermain lompat tali merupakan aktivitas yang dapat meningkatkan motorik kasar serta kemampuan lokomotor anak,

terutama saat mereka melompat dengan kedua kakinya.

14. Meniru Gerak Binatang

Permainan meniru gerak binatang tidak hanya seru, tetapi juga efektif dalam mengembangkan motorik kasar anak.

Misalnya, meniru gerakan terbang kupu-kupu, melompat seperti kelinci, atau meliukkan tubuh seperti ikan.

15. Menari

Menari melibatkan gerakan hampir seluruh tubuh sesuai irama musik, dan beberapa gerakan bahkan memerlukan keseimbangan.

Aktivitas ini sangat baik untuk melatih motorik kasar anak.

16. Memasukkan Bola ke Keranjang

Latihan memasukkan bola ke dalam keranjang atau ember kecil dapat melatih keterampilan motorik kasar anak.

Dengan menyediakan banyak bola dan wadah, anak dapat berlatih dengan lebih baik.

17. Bermain Peran

Bermain peran merupakan kegiatan yang menyenangkan dan kreatif yang dapat meningkatkan motorik kasar anak.

Anak bisa berpura-pura menjadi binatang, dokter, atau pilot, sehingga memperkaya pengalaman mereka.

Apa Manfaat Permainan untuk Melatih Motorik Kasar Anak?

Melalui berbagai permainan yang telah disebutkan di atas, anak-anak dapat memperoleh berbagai manfaat yang sangat penting untuk perkembangan fisik dan kesehatan mereka.

Berikut ini adalah beberapa manfaat utama dari permainan yang melatih motorik kasar anak:

  1. Meningkatkan Keseimbangan: Permainan seperti bersepeda, berenang, memanjat, dan bermain keseimbangan membantu anak-anak mengembangkan keterampilan keseimbangan mereka. Keseimbangan yang baik sangat penting dalam menjalani kehidupan sehari-hari, terutama dalam melakukan aktivitas fisik atau olahraga.
  2. Meningkatkan Koordinasi: Berbagai permainan yang melibatkan gerakan tubuh seperti lempar tangkap bola, lompat-lompat, dan lari membantu anak-anak meningkatkan koordinasi antara mata, tangan, dan kaki mereka. Ini penting untuk menjaga kemampuan mereka dalam melakukan tugas-tugas sehari-hari dan meningkatkan keterampilan olahraga mereka.
  3. Meningkatkan Kekuatan Otot: Aktivitas fisik yang terlibat dalam permainan-permainan tersebut membantu mengembangkan kekuatan otot-otot tubuh anak-anak. Hal ini tidak hanya penting untuk kesehatan fisik, tetapi juga membantu meningkatkan kinerja dalam berbagai aktivitas sehari-hari.
  4. Meningkatkan Keterampilan Sosial: Bermain bersama dengan anak-anak lain dalam permainan tradisional seperti petak umpet, gobak sodor, atau bermain bola membantu anak-anak mengembangkan keterampilan sosial mereka. Mereka belajar bekerja sama, berbagi, dan berkomunikasi dengan teman-teman mereka, yang merupakan keterampilan penting untuk sukses dalam kehidupan sehari-hari.
  5. Meningkatkan Kemandirian: Melalui berbagai permainan ini, anak-anak juga belajar menjadi lebih mandiri. Mereka belajar mengatasi tantangan, mengambil risiko, dan menyelesaikan masalah tanpa bantuan orang dewasa. Hal ini penting untuk meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian mereka.
  6. Mengurangi Risiko Obesitas dan Penyakit Lainnya: Aktivitas fisik yang terlibat dalam permainan-permainan ini membantu mengurangi risiko obesitas dan penyakit terkait lainnya pada anak-anak. Dengan rutin bergerak dan bermain, mereka dapat menjaga berat badan yang sehat dan meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah mereka.

Kesimpulan

Permainan yang melatih motorik kasar anak merupakan bagian penting dari pembentukan perkembangan anak usia dini.

Melalui berbagai aktivitas fisik seperti bersepeda, berenang, memanjat, dan bermain lari, anak-anak dapat mengembangkan keterampilan motorik kasar mereka sambil bersenang-senang.

Selain itu, permainan-permainan tersebut juga memberikan berbagai manfaat penting bagi kesehatan fisik, sosial, dan mental anak-anak.

Oleh karena itu, penting bagi orang tua dan pendidik untuk memberikan kesempatan yang cukup kepada anak-anak untuk bermain dan bergerak secara aktif setiap hari.

Dengan demikian, mereka dapat tumbuh dan berkembang menjadi individu yang sehat, bahagia, dan mandiri.

Dukung Kelanakids dengan beli premium worksheet online yang lainnya di Toko Shopee : https://shopee.co.id/kelanakids atau BELI di Toko Worksheet Kelanakids.com sekarang!

Leave a Comment